Bisnis Start Up

Start Up di Bisnis Akomodasi Hasil Funding dari Shanghai

Bisnis

Bisnis Start Up alias perusahaan rintisan di tanah air dalam 5 tahun terakhir berkembang pesat. Jika anda amati melalui situs start up, bahkan setiap bulan selalu muncul perusahaan rintisan baru. Sukses Tokopedia, Bukalapak, dan Gojek seolah menginsiprasi anak muda jaman sekarang untuk mulai melirik peluang usaha ini.

Hampir semua lini bisnis saat ini bisa ditemui dengan mudah perusahaan rintisan tersebut, mulai dari produk jasa maupun barang. Walau tak semuanya sukses, namun dari seleksi alam tersebut selalu saja muncul perusahaan baru yang eksis ke kancah nasional.

Indikatornya gampang, start up tersebut sukses mendapatkan funding dari investor, salah satunya adalah Travelio.com Mendapatkan Pendanaan Pra-Seri A yang Dipimpin Oleh Gobi Partners dan Industri Perhotelan.

Bagaimana awal mula kisah sukses Travelio.Com? Simak uraian lengkapnya berikut ini:

 

Baru Setahun Berdiri Travelio.Com sudah banyak Jaringan dan Pengunjungnya

Travelio.com merupakan pionir dalam bidang ONLINE HOTEL BOOKING  yang menerapkan sistem tawar menawar. Perusahaan startup Travelio yang fokus di ranah booking hotel ini didirikan oleh empat orang anak muda yang punya latar belakang di bidang perhotelan, yakni Hendry Rusli, Christie Tjong, Christina Suriadjaja, dan Furia Agustinus pada bulan Maret Tahun 2015. Namun kini para pendiri memiliki cita-cita untuk menjadi brand terpercaya dan menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia di tingkat Asia.

Bisnis Start Up

Walaupun statusnya adalah perusahaan baru, namun travelio.com yang diluncurkan pada 24 Maret lalu itu telah menyediakan 6000  yang dapat diakses di platform-nya. Untuk saat ini jaringan hotel tersebut baru tersebar di kota-kota besar yang ada di kawasan Asia Pasifik, Australia dan Selandia Baru, dan belum sampai ke kota kecil.

Salah satu strategi yang dilakukan oleh Travelio.com dalam menghadapi persaingan pasar adalah memberi kesempatan tawar menawar demi mendapat harga terendah. Sistem ini diusung Travelio di bawah PT Horizon Internusa Persada yang berpusat di Jakarta Pusat. Dan bahkan dalam salah satu acara launching produk di jakarta, Travelio.com sempat dihadiri dan dibukan langsung Menteri Pariwisata.

Start Up di Bisnis Akomodasi Hasil Funding dari Shanghai, Gobi Partners. Sebagai pembeda dengan travel provider yang lain, Travelio.com menghadirkan sistem pasar konvensional ke dalam dunia online. Sistem ini menjadi andalan Travelio yang bisa jadi daya tarik pelanggannya karena jika tawarannya ditolak, seorang konsumen bisa mencoba kembali memasukkan penawaran yang lain dengan batas maksimal 10 kali tawar menawar per hotel. Asyik bukan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *